Mereda..

pada apa yang melayang
aku bimbang
pada apa yang hilang
aku diam

seperti hujan yang menderas
aku menikmati tiap beringas
saat hati hancur mengganas
aku diam

waktu mengajakku menari
menyusuri sela lekuk hati
lalu menggigil memahami
terduduk mengerti
terdiam

aku melanjutkan menari
tak ada beda
hanya hujan telah berhenti
dan aku sibuk tak terkira
tertawa
bahagia
tidak bisa diam

 

 

__ karanganyar, desember 2016

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s