penghujung . . .

kuputuskan waktu itu hanya mendengar,
memahami,
berusaha mengerti,
menjalin semua jadi satu,
dan sesekali mengangguktanda mengerti
kemudian nyeletuk tanda paham.

melihatnya sebagai sosok yang begitu peduli
dan baik
sungguh saya ingin bertanya
ingin tau bagaimana pendapatnya,
tapi anehnya saya hanya diam
padahal pertanyaan itu sudah kususun
namun akhirnya hanya aamiiiin
yang keluar
atas do’a yang beliau ucapkan….

cuacanya cerah waktu itu,
sungguh..

~~darimu aku belajar untuk mencintai tulus
menyayangi setia, selain Ibuku…
Jatiluhur,,

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s