^^trust me..

Bukankah aku sudah pernah bilang?
Ada beberapa hal yang memang tak perlu ditanyakan,
Sebagian lain tak perlu dijelaskan,
Dan sebagian lainnya tak perlu diberikan jawaban..

Bagaimana jika begini saja,
Jika ada kebahagiaan menyusup, lalu meluap dan meletup-letup
Bisakah kamu berdo’a pada yang Maha Baik seperti ini,
“Gusti, tentramkan hatiku..peluk dengan segala kasihMu, dan berikan kebaikan atas bahagia yang datang ini..semoga orang-orang yang berusaha baik, yang menuju baik, dan belum baik mendapat cahaya cintaMu dan kasihMu..”

Aamiiiin

Yogyakarta, mula musim penghujan^^

Advertisements

Bicara I

“Bukannya sama aja sama kamu ya?” Tanyaku.

Setelah obrolan banyak yang, yah kamu gak usah tau tentang apa. Hehe.. Sampe akhirnya aku tanya kayak gitu ke dia.
Dan jawabannya seperti yang kuduga, gak terima. Mana mau dia disamakan sama orang lain. 😀 Njelei.

“Ya bedalah. Aku gak pernah game online lo.”

“Iya po? Kan COC main?” tanyaku lagi.

“Beda itu. Aku main COC sama Get Rich.”

“Halah. Yang penting kan sama aja main game ya to? Sama aja mah kayak Rahma juga main Get Rich..” Ngeyel lawan ngeyel mah gini.”

Dan dia jawab yang paling bikin ngehe, “Beda. Aku lo Get Rich Peringkat 192 se- Asia Tenggara!!” Pake suara yang ninggi njelei.

Aku yang denger jawaban macam gitu langsung ngakak. Hahahahaha. Opolah cah iki. Gusti.. Lucu duh,

 

Yogyakarta,
Malam Rabu
Obrolan Syahdu

Pagi di Jogja

masih dengan bangun yang sering di-telatkan
dengan malas-malasan di kasur
sambil benerin kuncir rambut duduk
masih merem

menghela napas,
lap pipi kanan kiri..memastikan tidak ada yang tertinggal
dari tidur semalam
-belakangan mimpi aneh yang gak tau apaan
sudah melek walaupun masih kriyep-kriyep

menghampiri radio tape ukuran besar merk polytron
keluaran tahun milenium, sudah 3 turunan
🙂 sebentar kemudian suara desta gina menculat cempreng
dari sound radio yang warnanya sudah meng-abu

dulu biasanya langsung bikin wedang
entah kopi, entah teh
sekarang nggak..
langsung beberes sebentar, cuci sana cuci sini
kalo ada setrikaan ya nyetrika..

baru mandi dan berangkat kerja..

Gak ada yang istimewa,
hanya tinggal di tempat istimewa
dengan orang-orang istimewa

Yogyakarta Istimewa
menunggu hujan pagi di sini itu rasanya syahdu
duh,,,

 

 

Jasa transkrip indonesia 😄

Anda mahasiswa? Sedang melakukan penelitian? Ada data audio/wawancara yang harus ditranskrip? Jasa Transkrip Jogjakarta solusinya.

*Pada bulan OKTOBER ini, Jasa Transkrip Jogjakarta* *mengadakan Promo Gila Khusus Mahasiswa*

Berikut ini beberapa paketnya:

*Paket Mas Mantan*: 1700/menit (100.000/jam) / 1 jam/ seminggu

*Paket Sahabat*:
2000/menit (120.000/jam)/ 1 jam/ 3 hari

*Paket Mas Pacar*:
3300/menit (200.000/jam)/1 jam/1 hari

Sejak 2015 kami sudah banyak membantu para mahasiswa dalam bidang transkrip. Diantaranya mahasiswa: *ICRS UGM, UPI, Magister ITB, Xplore Indonesia, Lancaster University, London School Jakarta, Southeast Asian Studies Kyoto University.*

Tertarik? Segera hubungi nomor di bawah ini.

0858 7910 0787 (wa, telp, sms)
jasatranskripindonesia@gmail.com / badralayla@gmail.com
badralayla.blogspot.co.id

Alamat: Gang Komojoyo 17A Caturtunggal, Sleman, Jogjakarta (Lingkungan Fakultas Teknik UNY)

Arabic Courses LailaBadra

🗣🗣🗣
*Tertarik dengan Bahasa Arab?* *Bingung cari partner belajar dan tempat belajar?* *Arabic Courses solusinya.*

Seperti yang kita ketahui Bahasa Arab merupakan bahasa Internasional kedua yang ditetapkan oleh PBB. Bahasa Arab juga merupakan bahasa ilmu pengetahuan dan pendidikan. Di mana, banyak sekali buku-buku yang ditulis dalam bahasa Arab. Mengingat hal itu, penting kiranya untuk mempelajari bahasa Arab untuk dapat berkomunikasi di kancah internasional juga untuk memahami literatur pengetahuan berbahasa Arab.

Dan kini Arabic Course membuka *kelas bahasa Arab bagi pemula* hanya dengan membayar 💰 *Rp 100.000* Anda dapat menikmati pembelajaran sebanyak 12× pertemuan 📖📖📖

Jadwal belajar 📆 setiap *Senin, Rabu, Kamis* jam ⏱ *15.30-17.00*

Dibuka juga *kelas private* waktu menyesuaikan siswa.

*Fasilitas*
📔 Modul
👧🏻 Tutor yang menyenangkan
🎤 Ibaroh qosiroh (ungkapan-ungkapan pendek bahasa Arab sehari-hari)
📜 Sertifikat

Segera daftarkan diri Anda ke nomor di bawah ini.

☎ 085879100787 (Ela)
085829338020 (Ira)

Alamat 🏠: Gang Komojoyo 17A Mrican Caturtunggal Sleman Jogjakarta (Lingkungan Fakultas Teknik UNY)

*Silakan sebarkan informasi ini*

Terimakasih 🙏🙏🙏

Takbir Pagi

IMG20170831103405[1]

Semoga sakit sebelumnya menghapuskan dosa-dosaku, melunturkan keakuan dan keangkuhanku bahwa diri ini hanya milik Allah. Semoga sakit itu merupakan pengampunan atas kesalahan-kesalahanku yang lalu dengan hati dan semua yang ada di diri ini.

Syafakillah, hei rinda..
Laa Ba Sa Thohuurun Insyaa Allah
Aamiiiinn

Takbir Haji

Senin siang.
Udara panas.
Sesekali terdengar seseorang bicara di luar ruangan.
Beberapa kali klakson mobil.

Tapi saat itu kepalaku penuh.
Penuh tiba-tiba karena dua kata dari seorang laki-laki setengah baya berseragam Dokter.
Kok bisa? Sejak kapan? Kenapa? Terus gimana? Njuk aku tenan sakit? Opo bakal parah? Perempuan sakit? La kok? Aku sehat lo! Makanana? Genetik?
Dokter yang paham aku shock karena yang keluar dari mulutku hanya mengulang diagnosa beliau saja langsung menganjurkan pemeriksaan lebih jauh sorenya.

Aku yang udah gak tau mau bilang apa, nanya apa, kudu gimana langsung bilang iya dan ke luar ruangan. Duduk lagi. Bingung.

Habis ini aku kudu gimana?

Cuma itu yang kupikirkan. Oh iya. Ngurus BPJS dulu. Pikiranku merunut semua yang kudu tag lakuin. Langsung kuhubungi Budi. Gak berapa lama dia datang. Aku yang sudah bertekad gak nangis, gak bakal sedih pun langsung naik ke boncengan teru. Semua kutahan, sesak sampe ujung tenggorokan berharap tidak ada drama, drama sedih yang, “Kok lemes?” tiba-tiba dia bertanya.

Duuuaaaarrrrr. Dan tanpa ba bi bu pertahananku jebol. Padahal dia nanya gitu aja. Duh, Gusti. Drama. Heuuuuhhhh. Padahal gak pengen nangis. T.T tapi akhirnya nangis juga.

Budi berhenti setelah meminggirkan si teru sementara aku sibuk nangis, sibuk berhenti nangis, sibuk lap-lap mukaku yang basah.

Gak inget aku waktu itu percakapan sama Budi. Iya. Yang aku waktu nangis. Ingetnya abis itu ngadem di bawah pohon gede Balai yasa sambil minum es dawet. 😀 aneh ya? Haha. Malah nge-es. Tapi bener ding. Setelah itu aku jadi adem, bisa mikir mau gimana. Bikin BPJS. Karena masih cukupan waktunya akhirnya kita langsung ke kantor BPJS.

Alhamdulillah. Beres.

Singkat cerita semua dimudahkan sama Gusti Allah. Senin periksa di Klinik Onkologi Kotabaru dan akhirnya Rabu sore aku sudah opname. Jadwal operasi pagi Kamis tapi akhirnya ditunda sampe Jum’at pagi. Kata Dokternya gak papa sekalian piknik, ketika jadwal muter kamis pagi. Aku cuma cengar cengir karena badan berasa bantet gegara makan enak, tidar tidur, dan diinfus juga.

Gak papa wes. Yang penting aku sehat habis ini. Aamiiiiin.

Jam 9 pagi mulai dibawa masuk ruang operasi. Aku yang entahlah liat dokter satu ngajakain ngobrol, liat yang satu lagi bersihin peralatan, yang satu lagi pasang-pasang kabel di dada kanan kiriku, yang satu lagi akhirnya bilang mau disuntik bius, sambil bilang kalo udah ngantuk tidur aja ya.

Dan blesss. Aku gak ingat apa-apa.

Sampai aku denger ada yang cuci tangan, air ngalir dan aku mencari sumber suara. Oh, dokter yang bius aku tadi.

“Rinda, rinda. Udah bangun? Operasinya udah selesai lo..” Memanggilku sambil cuci tangan dan kemudian masuk lagi ke ruang operasi.

Aku cuma liat ke atas, kanan kiri. Pikiran masih belum mawas. Alhamdulillah, operasi selesai. Aku tidur lagi.

Tiba-tiba denger bayi nangis. Aku kaget langsung ngeliat di kanan pojok ruangan dokter sedang menggendong bayi yang nangisnya kenceng banget. Masih di tempat yang sama dan aku yang kedinginan. heuuuhhh.
Mau bangun belum bisa. Nyeri di bagian tubuh itu. Ngomong juga masih susah. Dan gak berapa lama aku denger suara suster masuk ruangan, suster yang sama sebelumnya. Sambil guyon, operasinya udah selesai to?. Aku hanya diam. Eh. Si Budi ada. 🙂

Sampe kamar inap yang kupikirin cuma makan. Lapar. Tapi badanku masih belum seger kayak sebelume. Aku pengen telpon mamak. Aku minta Budi telpon mamak. Setelah dia bicara dengan mamak langsung henpon beralih ke aku.

“Mak, udah selesai operasinya..” Kataku dengan suara yang masih berat.

Terdengar di ujung sana isakan tangis mamak, “Iya..” Jawab beliau pendek sambil berusaha gak nangis.

“Mamak jangan nangis..” Kataku lagi.

“Iya..” Jawabnya pendek, lagi.

Sunyi sebentar, lalu “Ya udah ya Pit..Istirahat dulu ya. Nanti telpon lagi.”

“Iya mak..” Dan telpon pun mati.

Budi jum’atan setelah itu. Barulah ketika dia balik ke kamar aku makan disuapin. Lapar. -_- Efek puasa yang kelamaan dari isak sebelumnya gegara tidur kecepetan. heeeeuuuhhh.

Ya Allah yang maha Besar.
Berikan kesembuhan pada hamba. Kesehatan pada hamba.
Semoga dengan ini hamba banyak belajar, belajar bersyukur banyak, banyak belajar bersyukur atas nikmatMu sampai hari ini.
Belajar bagaimana menghargai tubuhku sendiri, belajar memahami tubuhku sendiri dan belajar kehidupanku sendiri…
Terima kasih sudah memberikan kemudahan, kelancaran semuanya. Sudah memberikan orang-orang baik di sekitar hamba.
Segala puji hanya untukMu Duh, Gusti Allah..

 

Jogja
Alunan syahdu payung teduh,
Dan tawa orang-orang yang bahagia..

Diam

diam yang lelah
diam yang bahagia

diam rahasia
diam luka

diam yang meraja
diam yang sepi
diam yang hiruk pikuk

diam diam,
dia diam
diam diam,
diam menggelap

tak usah bicara,
diam saja
hingga tenggelam
dan tidak sadar
mati dengan diam
hilang

–bulan yang diam
dan suara pesawat yang selalu bikin maktratap

📷 : RW

bening

aku
bening
dan perangai

semalaman beralasan
seharian pemakluman
dan akhirnya
berputar menenggelamkan
bukan butuh
diselamatkan

sekalian saja dihujam
mati
agar bisa hidup
seperti yang dibutuhkan
harapan

ayok nyanyi.. (3)

Lagu Banda Neira “Sampai Jadi Debu”

Badai Tuan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra?
Tiap pagi menjelang
Kau di sampingku
Ku aman ada bersama mu

Selamanya
Sampai kita tua
Sampai jadi debu
Ku di liang yang satu
Ku di sebelahmu

Badai Puan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra?
Tiap taufan menyerang
Kau di sampingku
Kau aman ada bersama ku

dengerin lagu ini sambil tiduran leyeh-leyeh dipadang hijau cak di museum vredeburg, liatin langit apa sambil merem-merem syahdu.
angin bertiup, cuaca cerah mendung (gak panas dan gak hujan.
ditambah kalo bisa ada secangkir kopi, mendoan sama buku tergeletak.

alamaaaaakkk..
enakk jaaang..

hahahahaha..tah apa-apa